Analisis Sektor Basis dalam Mendukung Pengembangan Industri Halal di Kabupaten Sidoarjo: Pendekatan Location Quotient (LQ)
DOI:
https://doi.org/10.22515/juebir.v5i1.14871Keywords:
Industri Halal, Sektor Basis, Pembangunan Wilayah, Location Quotient (LQ), Kabupaten SidoarjoAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis sektor basis sebagai upaya pengembangan wilayah Kabupaten Sidoarjo dalam mendukung industri halal. Kabupaten Sidoarjo memiliki posisi strategis sebagai penyangga perekonomian Kota Surabaya dengan pertumbuhan ekonomi yang fluktuatif selama 2015–2024, terutama setelah pandemi Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sidoarjo dan Provinsi Jawa Timur yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan menggunakan metode Location Quotient (LQ) untuk mengidentifikasi sektor basis dan non-basis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor Industri Pengolahan dan Transportasi serta Pergudangan secara konsisten menjadi sektor basis dengan nilai LQ lebih dari 1 sehingga berperan sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Sebaliknya, sektor Konstruksi dan Pengadaan Listrik dan Gas mengalami penurunan menjadi sektor non-basis. Selain itu sebagian besar sektor lainnya masih tergolong non-basis dan lebih berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu menyusun kebijakan pembangunan yang terarah untuk meningkatkan produktivitas, pemerataan ekonomi, dan pengembangan industri halal guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan.
Downloads
References
Arsyad, L. (2010). Ekonomi pembangunan (Edisi ke-5). UPP STIM YKPN: Yogyakarta
Anisa, N., Siregar, Z., Sahnan, M., & Fahmi, T. (2025). Penerapan Location Quotient (LQ) dan Shift Share (SS) terhadap sektor-sektor ekonomi di Kota Medan. Open Journal System, 19(4). 1831-1843. http://jurnal.dharmawangsa.ac.id
Anshori, M. F., & Fahrati, E. (2025). Analisis penentuan sektor basis dan sektor unggulan sebagai penggerak pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Kabupaten Tanah Laut. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 8(1), 140–152. https://jiep.ulm.ac.id
Bank Indonesia. 2021. Ekosistem Halal dan Pengembangan UMKM di Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.
Febriyanti, E., Rusliani, H., & Prasaja, A. S. (2023). Analisis pertumbuhan ekonomi sektor basis dan non-basis di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2018–2021. Journal of Student Research (JSR), 1(5), 14–33. https://journal.lembagakita.org
Hanifah, I. N., & Prabowo, P. S. (2022). Analisis sektor basis dan sektor prospektif Kabupaten Nganjuk pada tahun 2019–2021. Independent: Journal of Economics, 2(3), 110–123. https://ejournal.unesa.ac.id .
Hasan, K. 2014. Halal Logistics and Supply Chain Management. Kuala Lumpur: Oxford University Press.
Juliantari, R. A., Susanto, H., & Suriadi, I. (2024). Analisis sektor unggulan dalam pengembangan wilayah Kabupaten Lombok Timur. Ekonobis, 10(2), 43-55. http://www.ekonobis.unram.ac.id
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. 2022. Perkembangan Industri Halal Nasional. Jakarta: Kemenperin.
Ramadhani, B. S., & Bouty, R. F. (2023). Analisis sektor unggulan dengan metode Location Quotient (LQ) di Kabupaten Pohuwato. Research Journal of Accounting and Business Management (RJABM), 7(2), 152–160. http://ejurnal.untag-smd.ac.id .
Ratag, O. S. I., Rotinsulu, T. O., & Maramis, M. T. B. (2025). Analisis potensi dan daya saing perekonomian Kota Kotamobagu periode 2019–2023. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 25(2), 41–51. https://ejournal.unsrat.ac.id .
Saputri, M., Afandi, F., Adnan, M., & Meutia, R. (2022). Analisis sektor unggulan metode analisis Location Quotient (LQ) di Kabupaten Bireuen. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Islam, 4(1), 65–83. https://jim.usk.ac.id .
Siregar, F. A., Yusuf, M., Abdi, M., Aisyah, S., Anzani, W., Sihombing, R., & Anggriani, D. (2025). Analisis Location Quotient (LQ) dalam menentukan sektor unggulan di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi, 5(3), 532–541. https://repository.upnjatim.ac.id .
Sjafrizal. (2016). Perencanaan pembangunan daerah dalam era otonomi (Edisi kesatu, cetakan ketiga). PT Raja Grafindo Persada: Jakarta.
State of the Global Islamic Economy Report. 2023. Global Islamic Economy Indicator Report 2023. Dubai: DinarStandard.
Tolosang, K. D. (2020). Kajian sektoral perekonomian Kota Tomohon (analisis basis dan daya saing). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 20(2), 21–36. https://ejournal.unsrat.ac.id .
Veransiska, V., & Imaningsih, N. (2022). Analisis potensi sektor ekonomi dengan metode LQ, Shift Share dan Tipologi Klassen di Kota Semarang. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 6(1), 126–131. http://ekonomis.unbari.ac.id.
Wahyuni, S., dan Hidayat, R. 2021. “Pengembangan Sektor Pertanian dalam Mendukung Industri Halal di Indonesia.” Jurnal Ekonomi Syariah, 8(2): 115–126.











